makalah sistem ekskresi pada manusia

KOTAK PENCARIAN




          A.   Alat Ekskresi pada Manusia

1. Ginjal
Pernahkah kamu melihat
ginjal? Apa yang kamu ketahui
tentang ginjal? Ginjal merupakan
alat penyaring darah yang bentuknya
seperti kacang. Ginjal pada manusia
terdiri atas 2 buah. Panjang ginjal
antara 10 sampai 15 cm, beratnya lebih
kurang 200 gram, terletak di dalam
rongga perut bagian belakang agak ke
atas dan di dekat tulang belakang.
Kedudukan ginjal sebelah kiri lebih tinggi dari ginjal sebelah
kanan. Tepat di atas ginjal kanan terdapat hati yang banyak
menempati ruang.
Ginjal menyaring darah sebanyak 1.500 liter per hari,
sehingga ada beberapa zat yang harus dibuang melalui alat
pengeluaran. Tahukah kamu zat-zat apa saja yang dibuang
melalui ginjal? Urea, amonia, dan air dibuang melalui ginjal
berupa urine. Urine yang dihasilkan dalam waktu satu hari
lebih kurang 1,5 liter. Apa yang kamu ketahui tentang urea,
amonia, dan air? Kamu dapat menjelaskannya setelah
mempelajari pembahasan berikut.
a. Urea
Urea dibentuk oleh hati dari protein yang tidak diperlukan
darah. Urea terdiri atas zat nitrogen yang beracun bagi
darah sehingga harus dibuang. Proses pembuangan ini
disebut dengan ekskresi.
b. Amonia
Amonia merupakan hasil dari perombakan protein.
Senyawa ini berbahaya bagi tubuh sehingga harus
dikeluarkan secara teratur melalui proses ekskresi.
c. Air
Air sangat penting dalam proses metabolisme tubuh, tapi
jika jumlah air terlalu berlebih akan membuat konsentrasi
darah menjadi tidak konstan. Untuk itu, kelebihan air
harus dibuang supaya keseimbangan konsentrasi darah
terjaga. Proses ini disebut dengan osmoregulasi.
Ginjal terbungkus oleh selaput tipis yang disebut kapsula
renalis yang terdiri atas jaringan fibrus. Ginjal terbagi menjadi
tiga bagian. Bagian luar
ginjal adalah kulit ginjal
atau korteks renalis, bagian
kedua adalah sumsum
ginjal atau medulla, dan
bagian ketiga adalah
berupa rongga ginjal atau
renalis.
Kamu dapat memahami
bagian-bagian
ginjal dengan mempelajari
uraian berikut.
-Kulit ginjal
Kulit ginjal disebut korteks renalis. Korteks renalis
tersusun dari sel-sel ginjal atau nefron yang berjumlah lebih
kurang satu juta sel. Di dalam kulit ginjal terdapat badan
Malphigi yang terdiri atas glomerulus dan kapsula Bowman.
Tahukah kamu yang dimaksud dengan glomerulus dan
kapsula Bowman? Glomerulus adalah kumpulan cabangcabang
yang halus atau anyaman pembuluh darah kapiler di
bagian korteks, sedangkan kapsula Bowman adalah lapisan
yang melingkupi glomerulus, bentuknya seperti cawan dan
berdinding ganda. Di korteks terjadi proses penyaringan darah.
-Sumsum ginjal
Sumsum ginjal disebut Medulla. Medulla berbentuk
kerucut atau renal pyramid. Medulla merupakan tempat
berkumpulnya pembuluh darah kapiler dari kapsula Bowman.
Di dalam medulla akan terjadi proses reabsorbsi dan augmentasi
oleh tubulus proksimal dan tubulus distal. Lengkung henle juga
merupakan bagian dari yang menghubungkan tubulus proksimal
dengan tubulus distal.
Tahukah kamu proses terbentuknya urine? Pembentukan
urine terjadi di ginjal. Proses pembentukan urine adalah sebagai
berikut.
1) Darah yang membawa sisa-sisa metabolisme protein
akan masuk ke ginjal melalui pembuluh darah menuju
ke glomerulus.
2) Di dalam glomerulus terjadi peristiwa penyaringan
terhadap zat-zat yang terlarut dalam darah. Zat-zat yang
dapat melewati saringan glomerulus adalah zat-zat yang
bermolekul kecil, seperti air, garam, amonia, urea, dan gula,
maka zat-zat tersebut disebut dengan filtranglomerulus.
3) Filtranglomerulus masuk ke kapsula Bowman dan ditampung.
Kemudian filtraglomerulus tersebut akan diteruskan
ke tubulus proksimal.
4) Di dalam tubulus proksimal akan terjadi penyerapan
kembali terhadap zat-zat yang masih diperlukan, yaitu air,
garam, dan gula. Sedangkan zat-zat lainnya yang tidak
diserap atau tidak dapat diserap akan menjadi urine primer.
5) Urine primer masuk ke dalam tubulus distal dan akan terjadi
augmentasi. Tahukah kamu apa yang dimaksud dengan
augmentasi? Augmentasi adalah penambahan zat-zat yang
tidak diperlukan ke dalam urine primer sehingga menjadi
urine sekunder. Urine sekunder adalah urine sesungguhnya.
6) Urine sekunder ditampung di tubulus kolekta, kemudian
diteruskan ke uriter dan ditampung kembali di kantung
kemih sebelum dikeluarkan dari tubuh melalui uretra.
Pernahkah kamu berpikir bahwa urine yang kamu keluarkan
tiap hari mengandung zat-zat sisa metabolisme? Zat-zat
apakah yang terkandung dalam urine? Urine orang sehat dan
sakit mempunyai kandungan yang berbeda. Pada orang sehat
kandungan urine adalah sebagai berikut.
-Air 95%.
-Urea, amonia, dan asam ureat yang merupakan hasil
metabolisme protein.
-Garam-garam mineral, terutama garam dapur (NaCl).
-Zat warna empedu (bilirubin dan biliverdin) yang
menyebabkan urine berwarna kuning.
-Zat-zat yang berlebihan dalam darah, seperti hormon dan
vitamin.
Pada orang sakit, urine bisa digunakan sebagai indikator
terjadinya gangguan di dalam tubuh. Karena setiap zat yang
tidak digunakan oleh sel dibuang melalui urine. Jika dalam
urine terdapat zat-zat yang masih berguna, ini berarti adanya
kerusakan pada glomerulus atau tubulus. Kerusakan tersebut
juga bisa menyebabkan zat-zat racun akan kembali masuk
ke dalam tubuh.

2. Kulit
Kamu pasti tidak asing dengan kulit tubuhmu. Apa yang
kamu ketahui tentang kulit tubuh? Kulit adalah lapisan
jaringan yang terdapat di permukaan tubuh. Pada permukaan
kulit terdapat kelenjar keringat yang mengekskresi zat-zat
sisa. Zat-zat sisa yang dikeluarkan melalui pori-pori kulit
berupa keringat. Keringat tersusun dari air dan garam-garam
mineral terutama garam dapur (NaCl) yang merupakan hasil
metabolisme protein.
a. Bagian-bagian kulit
Kulit manusia terbagi menjadi tiga bagian, yaitu kulit ari
(epidermis), kulit jangat (dermis), dan jaringan ikat bawah
kulit. Masing-masing lapisan tersusun dari beberapa
lapisan yang mempunyai fungsi sendiri-sendiri
1) Kulit Ari
Kulit ari adalah kulit yang paling luar dan sangat tipis
sekali. Kulit ari terdiri atas dua lapis, yaitu lapisan
tanduk dan lapisan malpighi.
-Lapisan tanduk
Lapisan tanduk yaitu lapisan kulit ari yang paling luar
dan merupakan lapisan mati sehingga mudah mengelupas,
tidak memiliki inti, dan mengandung zat
keratin. Lapisan ini akan selalu baru, jika mengelupas
tidak akan terasa sakit atau mengeluarkan darah
karena tidak terdapat pembuluh darah dan saraf.
-Lapisan malpighi
Lapisan malpighi merupakan kulit ari yang berada
di bawah lapisan kulit tanduk. Lapisan ini tersusun
dari sel-sel hidup yang selalu membelah diri. Pada
lapisan ini terdapat pembuluh kapiler yang berperan
untuk penyampaian nutrisi. Sel-sel yang hidup
tersebut mengandung melanin. Apakah yang
dimaksud dengan melanin? Melanin adalah pigmen
sel yang mewarnai kulit dan melindungi sel dari
kerusakan yang disebabkan oleh sinar matahari.
Produksi melanin akan meningkat jika terlalu banyak
mendapatkan sinar matahari sehingga warna kulit
akan menjadi lebih gelap. Pigmen lainnya adalah
keratin. Jika pigmen keratin dan melanin bergabung,
maka warna kulit menjadi kekuningan. Bila lapisan
malpighinya tidak mengandung pigmen, maka orang
tersebut dinamakan albino. Setiap orang memiliki
pigmen yang berbeda-beda sehingga ditemukan
bermacam-macam warna kulit seperti warna putih,
sawo matang, kuning langsat, dan hitam.
Di permukaan kulit ari terdapat pori-pori yang
merupakan muara kelenjar minyak dan ditumbuhi
oleh rambut, kecuali kulit ari yang ada di telapak tangan
dan kaki tidak ditumbuhi rambut. Kulit ari pada
telapak tangan dan kaki terdiri atas empat lapis, yaitu:
-stratum korneum,
-stratum granulosum,
-stratum lusidum, dan
-stratum germinalis.
2) Kulit jangat
Kulit jangat atau dermis merupakan lapisan kedua dari
kulit. Batas dengan epidermis dilapisi oleh membran
basalis. Dermis lebih tebal dari pada epidermis. Dermis
mempunyai serabut elastik yang memungkinkan kulit
merenggang pada saat orang bertambah gemuk, dan
kulit bergelambir pada saat orang menjadi kurus.
Pada lapisan dalam dermis akan kamu temui:
-Pembuluh kapiler, berfungsi untuk menyampaikan
nutrisi pada akar rambut dan sel kulit.
-Kelenjar keringat (glandula sudorifera), tersebar
diseluruh kulit dan berfungsi untuk menghasilkan
keringat.
-Kelenjar minyak (glandula sebaceae), berfungsi
untuk menghasilkan minyak supaya kulit dan
rambut tidak kering dan mengkerut.
-Kantong rambut, memiliki akar dan batang
rambut serta kelenjar minyak rambut. Pada saat
dingin dan rasa takut, rambut yang ada di tubuh
kita terasa berdiri. Hal ini disebabkan karena didekat
akar rambut terdapat otot polos yang berfungsi
menegakkan rambut.
-Kumpulan saraf rasa nyeri, saraf rasa panas, saraf
rasa dingin, dan saraf sentuhan.
3) Jaringan ikat bawah kulit
Jaringan ikat bawah kulit berada di bawah dermis.
Jaringan ini tidak memiliki pembatas yang jelas dengan
dermis, sebagai patokannya adalah mulainya terdapat
sel lemak. Pada lapisan kulit ini banyak terdapat lemak.
Apa fungsi dari lapisan lemak tersebut? Lapisan lemak
berfungsi untuk melindungi tubuh terhadap benturan,
menahan panas tubuh, dan sebagai sumber energi
cadangan.
b. Fungsi kulit
Kamu telah mengenal bagian-bagian dari kulit. Tahukah
kamu apa fungsi dari kulit? Selain sebagai tempat
pengeluaran, kulit juga berfungsi sebagai pengatur suhu tubuh,
tempat pembentukan vitamin D dari provitamin D,
tempat menyimpan kelebihan lemak, sebagai pelindung,
dan indera peraba.
1) Alat pengeluaran
Kulit sebagai alat pengeluaran zat sisa metabolisme
berupa keringat yang mengandung air dan garam serta
sisa bahan lainnya.
2) Pengatur suhu tubuh
Pada waktu tubuh dalam keadaan panas, pembuluh
darah akan melebar dan mengeluarkan panas ke udara,
dan air banyak dikeluarkan dalam bentuk keringat.
Demikian suhu tubuh akan turun. Cara pelepasan
panas dari kulit bisa juga terjadi dengan pengaliran
panas dari benda yang disentuh, misalnya menyentuh
pakaian.
Jika tubuh dalam keadaan dingin, pembuluh darah
akan mengerut, dan kelenjar keringat tidak mengeluarkan
keringat. Hal ini terjadi karena untuk mengurangi
pengeluaran panas dari tubuh. Untuk mengimbangi
keadaan ini, alat ekskresi yang berperan dalam
keadaan dingin adalah ginjal, sehingga kita sering
merasa ingin buang air kecil pada waktu dingin.
3) Tempat pembentukan vitamin D
Di dalam kulit terdapat provitamin D yang dapat
diubah menjadi vitamin D dengan bantuan sinar
ultraviolet matahari pada waktu pagi hari. Vitamin D
sangat penting untuk pembentukan tulang.
4) Tempat penyimpanan
Kulit dan jaringan bagian bawah bekerja sebagai
tempat penyimpanan air. Jaringan adipose di bawah
kulit sebagai tempat penyimpanan lemak. Cadangan
lemak dapat dibakar sehingga menghasilkan panas
dan energi untuk mengatasi udara dingin. Untuk itulah,
biasanya orang yang memiliki banyak lemak atau
orang gemuk lebih tahan dengan udara dingin.
5) Pelindung
Kulit melindungi tubuh dari gangguan fisik berupa
tekanan, dan gangguan yang bersifat kimia. Selain itu,
kulit juga melindungi tubuh dari gangguan yang
bersifat biologis, seperti serangan bakteri dan jamur.
Kulit juga menjaga tubuh supaya tidak kehilangan
banyak air dan melindungi tubuh dari sinar ultraviolet.
6) Indera peraba
Pada lapisan dermis terdapat kumpulan saraf yang bisa
menangkap rangsangan berupa suhu, nyeri, dan tekanan.
Rangsangan tersebut akan disampaikan ke otak sebagai
pusat informasi sehingga kita dapat mengetahui apa
yang kita sentuh.

3. Hati
Hati merupakan
kelenjar terbesar pada
manusia, warnanya
merah tua, dan
beratnya sekitar
2 kg pada orang
dewasa. Hati dapat
dikatakan sebagai
alat sekresi dan ekskresi.
Mengapa hati dapat dikatakan
sebagai alat sekresi? Hati menghasilkan
empedu. Oleh karena itu, hati sebagai alat
sekresi. Hati dikatakan sebagai alat ekskresi karena empedu
yang dikeluarkan mengandung zat sisa yang berasal dari sel
darah merah yang rusak dan dihancurkan di dalam limpa.
Di dalam hati, sel-sel darah merah akan dipecah menjadi
hemin dan globin. Hemin akan diubah menjadi zat warna
empedu, yaitu bilirubin dan biliverdin. Zat warna empedu
keluar bersama feses dan urine, dan akan memberi warna
pada feses dan urine manjadi berwarna kuning.
Selain berfungsi sebagai alat pengeluaran, hati juga
mempunyai fungsi lain yang berguna bagi tubuh antara lain:
-menyimpan gula dalam bentuk glikogen,
-menawarkan racun,
-membuat vitamin A yang berasal dari provitamin A,
-mengatur kadar gula dalam darah,
-membuat fibrinogen serta protombin,
-menghasilkan zat warna empedu,
-tempat pembentukan urea.
4. Paru-paru
Paru-paru adalah organ yang bertindak sebagai alat
pernapasan. Selain itu paru-paru juga bertindak sebagai alat
ekskresi dengan mengeluarkan karbondioksida dan uap air.
Kedua zat ini harus dikeluarkan supaya tidak mengganggu
fungsi tubuh. Paru-paru terletak di dalam rongga dada dan
bagian bawahnya menempel pada diafragma.

B.   Gangguan pada Sistem Ekskresi

1. Gangguan pada ginjal
Fungsi ginjal dapat terganggu karena infeksi bakteri,
radang, batu ginjal, dan sebagainya. Jika salah satu ginjal tidak
berfungsi atau mengalami gangguan, maka ginjal yang
satunya lagi akan mengambil alih tugas ginjal yang pertama.
Namun ginjal bisa rusak kedua-duanya dan ini akan berakibat
sangat fatal karena urea akan tertimbun dalam tubuh dan
menyebabkan kematian. Berikut ini adalah kelainan dan
penyakit pada ginjal.
a. Batu ginjal
Pernahkah kamu mendengar orang sakit batu ginjal?
Tahukah kamu penyebab orang sakit batu ginjal? Batu
ginjal terjadi karena adanya endapan garam kalsium dalam
ginjal sehingga menghambat keluarnya urine dan
menimbulkan nyeri. Bagaimana cara mengatasi penyakit
ini? Penyakit ini dapat diatasi dengan pembedahan dan
sinar laser. Tujuan dari pembedahan untuk membuang
endapan garam kalium. Tujuan menggunakan sinar laser
untuk memecahkan endapan garam kalsium.
b. Radang ginjal (nefritis)
Radang ginjal disebut nefritis. Radang ginjal terjadi karena
adanya kerusakan nefron, khususnya glomerulus yang
disebabkan oleh infeksi bakteri. Rusaknya nefron mengakibatkan
urine masuk kembali ke dalam darah dan
penyerapan air menjadi terganggu sehingga timbul
pembengkakan di daerah kaki. Penderita nefritis bisa
disembuhkan dengan cangkokan ginjal atau cuci darah
secara rutin. Cuci darah biasanya dilakukan sampai penderita
mendapatkan donor ginjal yang memiliki kesesuaian
jaringan dengan organ penderita.
c. Gagal ginjal
Gagal ginjal terjadi jika salah satu ginjal tidak berfungsi.
Kegagalan salah satu ginjal ini akan diambil alih tugasnya
oleh ginjal lain. Namun, keadaan ini akan tetap
menimbulkan resiko sangat tinggi. Mengapa demikian?
Karena menyebabkan penimbunan urea dalam tubuh dan
kematian. Penyakit ini dapat diatasi dengan cangkok ginjal
atau menggunakan ginjal tiruan sampai ginjal yang asli
dapat kembali berfungsi.

2. Gangguan pada kulit
Kelainan dan penyakit yang berhubungan dengan
kulit sering kita temukan dalam kehidupan sehari-hari.
Ada penyakit yang tidak berbahaya dan berbahaya. Gangguan
kulit yang biasa terjadi adalah sebagai berikut.
a. Biduran
Pernahkah kamu menderita biduran? Apa yang menyebabkan
biduran? Bagaimana ciri-ciri orang menderita biduran?
Biduran disebabkan oleh udara dingin, alergi makanan,
dan alergi bahan kimia. Biduran ditandai dengan timbulnya
bentol-bentol yang tidak beraturan dan terasa gatal.
Biduran dapat berlangsung beberapa jam dan dapat juga
berlangsung berhari-hari. Jika penyakit ini disebabkan
oleh alergi, maka cara pencegahannya adalah dengan
menghindari bahan makanan dan produk kimia yang
menyebabkan alergi. Pengobatan dapat dilakukan dengan
menggunakan resep obat yang diberikan oleh dokter.
b. Ringworm
Pernahkah kamu mendengar tentang ringworm? Apa
yang kamu ketahui tentang ringworm? Ringworm adalah
sejenis jamur yang menginfeksi kulit. Infeksi ini ditandai
dengan timbulnya bercak lingkaran di kulit. Pencegahan
penyakit ini dilakukan dengan menjaga agar kulit tetap
kering dan tidak lembab. Pengobatannya dilakukan dengan
mengkonsumsi obat anti jamur.
c. Psoriasis
Psoriasis belum dapat disembuhkan secara total, tetapi
pengobatan teratur dapat menekan gejala menjadi tidak
nampak. Gejala yang ditimbulkannya adalah kulit kemerahan
yang dapat terjadi di kulit kepala, sikut, punggung, dan lutut.
Apa penyebab psoriasis? Penyebab pasti dari penyakit ini
belum bisa ditentukan, tetapi hasil dari banyak penelitian
penyakit ini disebabkan adanya gangguan pada sistem
kekebalan tubuh. Ada dua tipe sel darah putih yang berperan
dalam sistem kekebalan tubuh kita, yaitu sel limfosit T
dan limfosit B. Pada psoriaris terjadi aktivasi limfosit T
yang tidak normal di kulit. Ini menyebabkan kulit menjadi
meradang secara berlebihan.
d. Kanker kulit
Penyakit kanker kulit disebabkan oleh penerimaan sinar
matahari yang berlebihan. Penyakit ini lebih sering menyerang
orang yang berkulit putih atau terang, karena warna kulit
tersebut lebih sensitif terhadap sinar matahari. Pencegahan
dapat dilakukan dengan tabir surya atau menghindari
kontak dengan sinar matahari yang terlalu banyak.

3. Gangguan pada hati
Penyakit hati bisa disebabkan oleh infeksi virus, tidak
bekerjanya hati dan empedu. Tahukah kamu macam-macam
kelainan dan penyakit yang berhubungan dengan hati? Kelainan
dan penyakit yang berhubungan dengan hati misalnya penyakit
hepatitis dan kuning.
a. Hepatitis
Pernahkah kamu melihat orang penderita hepatitis? Apa
penyebab dari hepatitis? Hepatitis adalah radang hati yang
disebabkan oleh virus. Virus hepatitis ada beberapa macam,
misalnya virus hepatitis A dan hepatitis B. Hepatitis yang
disebabkan oleh virus hepatitis B lebih berbahaya daripada
hepatitis yang disebabkan oleh virus hepatitis A. Tahukah
kamu cara pencegahannya? Kamu dapat mencegahnya
dengan melakukan
vaksinasi.
b. Penyakit kuning
Penyakit kuning disebabkan oleh tersumbatnya saluran
empedu yang mengakibatkan cairan empedu tidak dapat
dialirkan ke dalam usus dua belas jari, sehingga masuk
ke dalam darah dan warna darah menjadi kuning. Kulit
penderita tampak pucat kekuningan, bagian putih bola
mata berwarna kekuningan, dan kuku jaripun berwarna
kuning. Hal ini terjadi karena di seluruh tubuh terdapat
pembuluh darah yang mengangkut darah berwarna
kekuningan karena bercampur dengan cairan empedu.

4. Gangguan pada paru-paru
Pernahkah kamu melihat orang sakit paru-paru?
Bagaimana kondisi orang tersebut? Apa yang menyebabkan
orang terkena sakit paru-paru? Penyebab utama yang membuat
paru-paru tidak berfungsi secara optimal adalah infeksi virus
dan bakteri serta polusi udara. Polusi udara disebabkan oleh
asap pabrik, kendaraan, pembakaran, dan asap rokok. Penyakit
pada paru-paru misalnya asma, TBC, pneumonia, dan kanker
paru-paru.
a. Asma
Asma dikenal dengan bengek yang disebabkan oleh
bronkospasme. Asma merupakan penyempitan saluran
pernapasan utama pada paru-paru. Gejala penyakit ini
ditandai dengan susah untuk bernapas atau sesak napas.
Penyakit ini tidak menular dan bersifat menurun. Kondisi
lingkungan yang udaranya tidak sehat atau telah tercemar
akan memicu serangan asma.
b. Tuberculosis (TBC)
TBC adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri
Mycobacterium tuberculosis. Bakteri ini menyerang paruparu
sehingga pada bagian dalam alveolus terdapat
bintil-bintil. TBC dapat menyebabkan kematian. Sebagian
besar orang yang terinfeksi oleh bakteri tuberculosis
menderita TBC tanpa mengalami gejala, hal ini disebut latent
tuberculosis. Apabila penderita latent tuberculosis tidak
menerima pengobatan maka akan berkembang manjadi
active tuberculosis. Active tuberculosis adalah kondisi di mana
sistem kekebalan tubuh tidak mampu untuk melawan
bakteri tuberculosis yang terdapat dalam tubuh, sehingga
menimbulkan infeksi terutama pada bagian paru-paru.
TBC dapat di atasi dengan terapi. Terapi TBC yang dapat
dilakukan adalah sebagai berikut.
1) Pengguna vaksin BCG (Bacille Calmette-Guerin)
Vaksin BCG diberikan mulai dari bayi. Perlindungan
yang diberikan oleh vaksin BCG dapat bertahan untuk
10 - 15 tahun, sehingga pada usia 12 - 15 tahun dapat
dilakukan vaksinasi ulang.
2) Pengobatan pada pasien latent tuberculosis.
3) Pengobatan pada active tuberculosis dengan menggunakan
antibiotik selama kurang lebih 6 bulan tidak
boleh putus.
c. Pneumonia
Penyakit ini disebabkan oleh
bakteri, virus atau jamur
yang menginfeksi paru-paru
khususnya di alveolus. Penyakit
ini menyebabkan
oksigen susah masuk karena
alveolus dipenuhi oleh cairan.

makalah sistem ekskresi pada manusia 9out of 10 based on 10 ratings. 9 user reviews.
Terimakasih telah membaca artikel: makalah sistem ekskresi pada manusia di Handikas's blog
-SERTAKAN SUMBER ARTIKEL http://handikap60.blogspot.com/2013/01/makalah-sistem-ekskresi-pada-manusia.html KETIKA MENGCOPY !!!
- bagikan artikel tersebut melalui facebook dan twitter
- update artikel di blog ini dengan cara like fanpage facebook dan follow twitter kami
- baca artikel seputar pendidikan yang lain di blog ini

BACA JUGA !!!!

1 comment:

  1. informasi dalam blog ini sangat bermanfaat, isinya sangat inovatif dan kreatif. saya baru menemukan jawaban dari unek-unek yang selama ini membuat saya bingung. makasih ya informasinya!!

    ReplyDelete